picture source: korea.iyaa.com
Tinggal jauh dari tanah air membuat sebagian orang terkadang rindu
beberapa hal yang berhubungan dengan kampung halaman. Salah satu hal yang bisa
dilakukan untuk mengobati kerinduan adalah mengisi perut dengan berbagai panganan
khas Indonesia. Seperti yang dirasakan beberapa Cingu yang menetap di Korea Selatan khususnya di daerah Seoul.
Menemukan restoran Indonesia di Seoul memang susah-susah gampang, apalagi yang
menyajikan rasa otentik Indonesia. Meskipun begitu bukan berarti tidak ada sama
sekali. Salah satu rumah makan yang terkenal menyajikan berbagai makanan khas
Indonesia dengan rasa yang otentik adalah Warung
Makan Borobudur.
Rumah makan ini terletak di Gasan-dong, Seoul. Untuk sampai ke sana, Cingu bisa naik subway di jalur 7 atau 1. Lalu turun di Stasiun Gasan Digital dan
keluar melalui exit 4 dan dilanjutkan
dengan berjalan kaki sejauh 200 meter hingga menemukan gedung Food Island di
sebelah kiri. Cingu tinggal masuk dan
menuju lantai B1.
Begitu sampai Cingu akan disapa
dengan pemandangan yang Indonesia banget. Beberapa ornamen khas Indonesia
menghiasi interior Warung, seperti kain batik, payung-payung yang umum dijumpai
di daerah Bali, Lukisan Indonesia dan sebagainya. Pemilik warung yang memang
orang asli Indonesia sengaja membuat suasana warung sangat kental dengan
kampung halamannya, Indonesia. Sembari mengenyangkan perut, Cingu bisa sekaligus bernostalgia.

Kalau soal makanan yang ditawarkan di Warung Makan Borobudur, sudah tidak
perlu diragukan lagi. Semua menu yang disajikan adalah masakan Indonesia.
Rasanya dijamin sangat mirip dengan makanan asli Indonesia karena bahan-bahan
yang dipakai diimpor langsung dari Indonesia dan dimasak oleh koki yang asli orang Indonesia. Layaknya warung di Indonesia pada
umumnya, Warung Makan Borobudur menjual berbagai jenis masakan, mulai dari
sate ayam, gado-gado, ikan bakar plus sambal, rendang, bakso, nasi goreng, mi goreng dan masakan rumah
seperti tumis kangkung hingga sayur capcay. Minuman yang disajikan juga
beragam, dari yang menyegarkan seperti es campur, kopi susu, soda gembira
sampai jus durian pun tersedia di sini.
picture source: JJ Jay
picture souce: Michaela Kim picture source: bagyo mulyo
picture source: JACOB
picture source: Ayodya Tenggara
Harga minuman dan makanan memang lebih
mahal ketimbang makanan warung di Indonesia, yaitu berkisar dari 2.000 hingga
13.000 won atau sekitar Rp23.000,00 hingga Rp154.000,00. Namun untuk mengobati
kerinduan akan tanah air sekaligus bisa mengenyangkan perut, rasanya harga yang
ditawarkan sungguh worth it.
Selain itu, Warung Makan Borobudur juga menjual beberapa makanan ringan
dan item khas Indonesia, seperti
sambal botol, terasi, berbagai jenis kerupuk hingga minuman kaleng bermerek
Indonesia. Warung ini selalu ramai dengan pengunjung khususnya di akhir pekan.
Namun tidak hanya pengunjung dari Indonesia, melainkan juga beberapa warga asli
Korea Selatan yang ingin mencicipi rasa otentik masakan Indonesia. Bahkan banyak
Youtuber asal Korea Selatan yang
memilih tempat ini untuk dijadikan konten di channel Youtube mereka.
Nah, tunggu apalagi, Cingu, jangan
lupa mampir ke Warung Makan Borobudur jika Cingu
sedang berkunjung ke Seoul ya. Annyeong!
sumber artikel: kholic.id
Comments
Post a Comment