Skip to main content

Featured

Cerpen: Air Mata Jingga (sudah diterbitkan)

Liburan kala itu menjadi kenangan yang tak terlupakan. Bahkan 9 tahun berlalu, semua kenangan di sore hari itu masih terekam jelas di ingatannya. Liburan yang seharusnya menjadi hal menyenangkan bagi sebagian orang, malah menjadi pertaruhan hidup dan mati untuk gadis berusia 7 tahun ini. Tak ada yang menyangka, kejadian mengerikan akan menimpanya. Semua berjalan begitu cepat. Berbanding terbalik dengan ingatannya yang lambat terhapus. Seakan Tuhan tidak sudi untuk mengenyahkan kenangan pahit itu dari dalam ingatannya.  semua berjalan lancar. Liburan itu terasa manis seperti liburan pada umumnya. Semua tersenyum, dan terlihat bahagia. Mata gadis bernama Kinar itu, bahkan berbinar sesaat setelah kakinya menjejakkan tanah kota kelahiran ibundanya. Suasana pedesaan sudah tak lagi kental, dengan banyaknya mobil serta rumah-rumah kokoh di sepanjang jalan. Namun, kapal-kapal nelayan yang berjejer di garis pantai, masih menandakan bahwa Sidakaya, kabupaten Cilacap memanglah sebuah desa ne...

Rindu Tanah Air? Mampir Yuk ke Warung Makan Borobudur di Seoul!


picture source: korea.iyaa.com


Tinggal jauh dari tanah air membuat sebagian orang terkadang rindu beberapa hal yang berhubungan dengan kampung halaman. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengobati kerinduan adalah mengisi perut dengan berbagai panganan khas Indonesia. Seperti yang dirasakan beberapa Cingu yang menetap di Korea Selatan khususnya di daerah Seoul. Menemukan restoran Indonesia di Seoul memang susah-susah gampang, apalagi yang menyajikan rasa otentik Indonesia. Meskipun begitu bukan berarti tidak ada sama sekali. Salah satu rumah makan yang terkenal menyajikan berbagai makanan khas Indonesia dengan rasa yang otentik adalah Warung Makan Borobudur.
Rumah makan ini terletak di Gasan-dong, Seoul. Untuk sampai ke sana, Cingu bisa naik subway di jalur 7 atau 1. Lalu turun di Stasiun Gasan Digital dan keluar melalui exit 4 dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 200 meter hingga menemukan gedung Food Island di sebelah kiri. Cingu tinggal masuk dan menuju lantai B1.
Begitu sampai Cingu akan disapa dengan pemandangan yang Indonesia banget. Beberapa ornamen khas Indonesia menghiasi interior Warung, seperti kain batik, payung-payung yang umum dijumpai di daerah Bali, Lukisan Indonesia dan sebagainya. Pemilik warung yang memang orang asli Indonesia sengaja membuat suasana warung sangat kental dengan kampung halamannya, Indonesia. Sembari mengenyangkan perut, Cingu bisa sekaligus bernostalgia.


Kalau soal makanan yang ditawarkan di Warung Makan Borobudur, sudah tidak perlu diragukan lagi. Semua menu yang disajikan adalah masakan Indonesia. Rasanya dijamin sangat mirip dengan makanan asli Indonesia karena bahan-bahan yang dipakai diimpor langsung dari Indonesia dan dimasak oleh koki yang asli orang Indonesia. Layaknya warung di Indonesia pada umumnya, Warung Makan Borobudur menjual berbagai jenis masakan, mulai dari sate ayam, gado-gado, ikan bakar plus sambal, rendang, bakso, nasi goreng, mi goreng dan masakan rumah seperti tumis kangkung hingga sayur capcay. Minuman yang disajikan juga beragam, dari yang menyegarkan seperti es campur, kopi susu, soda gembira sampai jus durian pun tersedia di sini. 

picture source:  정용훈

picture source: JJ Jay

                                                      picture souce: Michaela Kim                                                                            picture source: bagyo mulyo

picture source: JACOB


picture source: Ayodya Tenggara

picture source: 박성호


Harga minuman dan makanan memang lebih mahal ketimbang makanan warung di Indonesia, yaitu berkisar dari 2.000 hingga 13.000 won atau sekitar Rp23.000,00 hingga Rp154.000,00. Namun untuk mengobati kerinduan akan tanah air sekaligus bisa mengenyangkan perut, rasanya harga yang ditawarkan sungguh worth it.

picture source:  https://tituchio.wordpress.com

Selain itu, Warung Makan Borobudur juga menjual beberapa makanan ringan dan item khas Indonesia, seperti sambal botol, terasi, berbagai jenis kerupuk hingga minuman kaleng bermerek Indonesia. Warung ini selalu ramai dengan pengunjung khususnya di akhir pekan. Namun tidak hanya pengunjung dari Indonesia, melainkan juga beberapa warga asli Korea Selatan yang ingin mencicipi rasa otentik masakan Indonesia. Bahkan banyak Youtuber asal Korea Selatan yang memilih tempat ini untuk dijadikan konten di channel Youtube mereka.

Nah, tunggu apalagi, Cingu, jangan lupa mampir ke Warung Makan Borobudur jika Cingu sedang berkunjung ke Seoul ya. Annyeong!


sumber artikel: kholic.id 

Comments

Popular Posts